PAYMENT BANK

A/N  :  PUPUNG WIDIYA

         PURNAMA

A/C  :  1340001110476

 


A/N  :  PUPUNG

        WIDIYAPURNAMA

A/C  :  2990375499

 

A/N  :  PUPUNG

         WIDIYAPURNAMA

A/C  :  0177948872

 


A/N  :  PUPUNG

         WIDIYAPURNAMA

A/C  :  1045175982

 

 

PELAYANAN ONLINE 24 JAM

PRESDIR DEWASKRIPSI

PUPUNG WIDIYAPURNAMA,S.Pd.,MM

YM : widiyapangestu@yahoo.com

 

CUSTOMER SERVICE ONLINE

CS DEWA 01

HP. 085295849992

 

CS DEWA 02

HP. 085224268882

FACEBOOK ADMIN
KONSULTAN SKRIPSI & TESIS
image

PUPUNG WIDIYAPURNAMA, S.Pd.,MM

085295849992


Jasa Konsultasi, Bimbingan dan Pembuatan Skripsi
Pelayanan Kami Online 24 Jam Bisa Via Chat, Telp Atau SMS
SLINK
JUDUL-JUDUL SKRIPSI

JURUSAN :

1. ADMINISTRASI NEGARA

2. EKOMOMI

3. ILMU HUKUM

4. MANAJEMEN SDM

5. TEKNIK INFORMATIKA

6. KEPENDIDIKAN

7. ILMU KOMUNIKASI

8. PENJASKES

9. ADMINISTRASI PUBLIK

10. ILMU PEMERINTAHAN

11. KEPERAWATAN

12. KESEHATAN

13. KEBIDANAN

14. KEDOKTERAN

15. MANAJEMEN PERPAJAKAN

16. PERTANIAN

17 MANAJEMEN

18 EKONOMI MANAJEMEN

19 MANAJEMEN KEUANGAN

20 ILMU KOMPUTER

21 ADMINISTRASI NIAGA

22 ADMINISTRASI PUBLIK

23 AKUNTANSI

24 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

25 PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

26 BAHASA INDONESIA

27 PENDIDIKAN BIOLOGI

28 PENDIDIKAN KIMIA

29 PENDIDIKAN FISIKA

30 PENDIDIKAN MATEMATIKA

31 KEWARGANEGARAAN

32 PPKN

33 TEKNIK ELEKTRO

34 TEKNIK MESIN

35 TEKNIK SIPIL

36 TEKNIK TELEKOMUNIKASI

37 PSIKOLOGI

38 SISTEM INFORMASI

39 PERHOTELAN

(Judul-Judul Skripsi Yang Lain Masih Dalam Proses Peng uploadan ke Web)

 

JUDUL - JUDUL TESIS :

JURUSAN :

1. MANAJEMEN SDM

2. MANAJEMEN PENDIDIKAN

LANGUAGE

TRAFFIC LIVE

Free Counter

Jenis-jenis Data

Tak bisa dibantah jika kita mengolah data statistik dengan komputer maka yang pertama kali terbayang adalah SPSS. SPSS memang salah satu program statistik yang paling populer di antara program lainnya. SPSS banyak digunakan dalam penelitian-penelitian sosial dan riset, yang sesuai dengan kepanjangan SPSS yaitu: Statistical Package for the Social Science. Walaupun sekarang singkatannya menjadi Statistical Product and Service Solution (karena fungsinya yang lebih berkembang) namun tetap saja SPSS lebih sering digunakan dalam penelitian sosial. Saat ini SPSS telah sampai pada versi 13. Tutorial SPSS ini hanya membahas kegunaannya dalam penelitian-penelitian sosial dan kalau masih sempat akan disinggung sedikit masalah survey.

Sebelum masuk pada tahap demi tahap tutorial SPSS, pengetahuan tentang jenis-jenis data dalam statistik adalah syarat utama yang harus dikuasai -ini menurut para ahli statistik. Pengetahuan tentang jenis-jenis data sangat menentukan metode yang akan digunakan dalam pengambilan data dan tentu saja alat analisis apa yang dibutuhkan oleh data tersebut agar lebih bermakna.
Jenis-jenis data ini bertingkat menurut tingkatan pengukuran. Saya biasa menyingkatnya dengan “NOIR ” atau “RION “. Jenis data tersebut adalah:

1. Data Rasio
Data rasio adalah tingkatan data yang paling tinggi. Data rasio memiliki jarak antar nilai yang pasti dan memiliki nilai nol mutlak yang tidak dimiliki oleh jenis-jenis data lainnya. Contoh dari data rasio diantaranya: berat badan, panjang benda, jumlah satuan benda. Jika kita memiliki 10 bola maka ada perwujudan 10 bola itu, dan ketika ada seseorang memiliki 0 bola maka seseorang tersebut tidak memiliki bola satupun. Data rasio dapat digunakan dalam komputasi matematik, misalnya A memiliki 10 bola dan B memiliki 8 bola, maka A memiliki 2 bola (10-8) lebih banyak dari B.

2. Data Interval
Data interval mempunyai tingkatan lebih rendah dari data rasio. Data rasio memiliki jarak data yang pasti namun tidak memiliki nilai nol mutlak. Contoh dari data interval ialah hasil dari nilai ujian matematika. Jika A mendapat nilai 10 dan B mendapat nilai 8, maka dipastikan A mempunyai 2 nilai lebih banyak dari B. Namun tidak ada nilai nol mutlak, maksudnya bila C mendapat nilai 0, tidak berarti bahwa kemampuan C dalam pelajaran matematika adalah nol atau kosong

3. Data Ordinal
Data ordinal pada dasarnya adalah hasil dari kuantifikasi data kualitatif. Contoh dari data ordinal yaitu penskalaan sikap individu. Penskalaan sikap individu terhadap sesuatu bisa diwujudkan dalam bermacam bentuk, diantaranya yaitu: dari sikap Sangat Setuju (5), Setuju (4), Netral (3), Tidak Setuju (2), dan Sangat Tidak Setuju (1). Pada tingkatan ordinal ini data yang ada tidak mempunyai jarak data yang pasti, misalnya: Sangat Setuju (5) dan Setuju (4) tidak diketahui pasti jarak antar nilainya karena jarak antara Sangat Setuju (5) dan Setuju (4) bukan 1 satuan (5-4).

4. Data Nominal
Data nominal adalah tingkatan data paling rendah menurut tingkat pengukurannya. Data nominal ini pada satu individu tidak mempunyai variasi sama sekali, jadi 1 individu hanya punya 1 bentuk data. Contoh data nominal diantaranya yaitu: jenis kelamin, tempat tinggal, tahun lahir dll. Setiap individu hanya akan mempunyai 1 data jenis kelamin, laki-laki atau perempuan. Data jenis kelamin ini nantinya akan diberi label dalam pengolahannya, misalnya perempuan =1, laki-laki =2.

Ada lagi jenis data yang sering disebutkan dalam statistik yaitu data Parametric dan Non-Parametric. Jika “NOIR” adalah pembagian data menurut tingkatan pengukuran, pembagian parametric dan non-parametric dipengaruhi oleh karakteristik empirik dari data tersebut. Pengetahuan tentang batasan data parametric dan non-parametric ini sangat penting karena pada proses analisis memang dibedakan untuk masing-masing jenis data tersebut.
Suatu data disebut sebagai data parametric bila memenuhi kriteria sbb (Field, 2000):

  1. Normally distributed data. Data yang mempunyai distribusi normal adalah data yang dapat mewakili populasi yang diteliti. Secara kasat mata kita bisa melihat histogram dari data yang dimaksud, apakah membentuk kurva normal atau tidak. Tentu saja cara ini sangat subyektif. Cara lainnya yaitu dengan melakukan uji normalitas pada data yang dimaksud –caranya akan dijelaskan lebih lanjut.
  2. Homogenity of variance. Varians dari data yang dimaksud harus stabil tidak berubah secara sistematis pada keseluruhan data. Kita bisa mengetahui homogenity of variance dengan melakukan tes tertentu. Untuk jenis-jenis analisis tertentu SPSS secara otomatis menyertakan hasil tes ini.
  3. Interval data. Data yang dimaksud minimal merupakan data interval.
  4. Independence. Data yang diperoleh merupakan data dari tiap individu yang independen, maksudnya respon dari 1 individu tidak mempengaruhi atau dipengaruhi respon individu lainnya.

Karena keterbatasan, saya tidak bisa menjelaskan lebih mendalam, kalau dirasa kurang jelas silakan cari buku statistik yang membahas hal ini lebih lanjut .

DOWNLOAD

Sumber utama: Field, A. 2000. Discovering Statistics Using SPSS. US: Sage Publication.

Copyright © 2012 Dewaskripsi.com · All Rights Reserved