
A/N : PUPUNG WIDIYA
PURNAMA
A/C : 1340001110476
A/N : PUPUNG
WIDIYAPURNAMA
A/C : 2990375499
A/N : PUPUNG
WIDIYAPURNAMA
A/C : 0177948872
A/N : PUPUNG
WIDIYAPURNAMA
A/C : 1045175982
PRESDIR DEWASKRIPSI
PUPUNG WIDIYAPURNAMA,S.Pd.,MM
YM : widiyapangestu@yahoo.com
CUSTOMER SERVICE ONLINE
CS DEWA 01
HP. 085295849992
CS DEWA 02
HP. 085224268882
085295849992
JURUSAN :
14. KEDOKTERAN
15. MANAJEMEN PERPAJAKAN
16. PERTANIAN
17 MANAJEMEN
18 EKONOMI MANAJEMEN
19 MANAJEMEN KEUANGAN
20 ILMU KOMPUTER
21 ADMINISTRASI NIAGA
22 ADMINISTRASI PUBLIK
23 AKUNTANSI
24 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
25 PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
26 BAHASA INDONESIA
27 PENDIDIKAN BIOLOGI
28 PENDIDIKAN KIMIA
29 PENDIDIKAN FISIKA
30 PENDIDIKAN MATEMATIKA
31 KEWARGANEGARAAN
32 PPKN
33 TEKNIK ELEKTRO
34 TEKNIK MESIN
35 TEKNIK SIPIL
36 TEKNIK TELEKOMUNIKASI
37 PSIKOLOGI
38 SISTEM INFORMASI
39 PERHOTELAN
(Judul-Judul Skripsi Yang Lain Masih Dalam Proses Peng uploadan ke Web)
JUDUL - JUDUL TESIS :
JURUSAN :
A. VALIDITAS DAN RELIABILITAS
Reliabilitas adalah ukuran yang menujukkan bahwa alat ukur yang digunakan dalam penelitian keperilakukan mempunyai keandalan sebagai alat ukur, diantaranya di ukur melalui konsistensi hasil pengukuran dari waktu ke waktu jika fenomena yang diukur tidak berubah (Harrison, dalam Zulganef, 2006). Sementara validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan bahwa variabel yang diukur memang benar-benar variabel yang hendak diteliti oleh peneliti (Cooper dan Schindler, dalam Zulganef, 2006)
Penelitian memerlukan data yang betul valid dan reliabel. Dalam rangka urgensi ini, maka kuesioner sebelum digunakan sebagai data penelitian primer, terlebih dahulu diujicobakan ke sampel uji coba penelitian. Uji coba ini dilakukan untuk memperoleh bukti sejauh mana ketepatan dan kecermatan alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya
Definisi validitas dan reliabilitas dapat dilihat di sini
B. CONTOH KASUS
Akan di uji validitas dan reliabilitas variabel motivasi kerja. Variabel ini berjumlah 5 indikator yang diadaptasi dari Intrinsic factor dari teori dua factor Herzberg meliputi pekerjaan itu sendiri, keberhasilan yang diraih, kesempatan bertumbuh, kemajuan dalam karier dan pengakuan orang lain.
Skala yang digunakan adalah skala Likert 1 – 5 dengan jumlah sampel sebanyak 30. Setelah angket ditabulasi maka diperoleh data sbb (Data Reliabilitas )
C. PENYELESAIAN
Pilih Analyze > Scale > Reliability Analysis
Masukkan semua variabel (item 1 s/d 5) ke kotak items
Klik Kotak Statistics, lalu tandai ITEM, SCALE, dan SCALE IF ITEM DELETED pada kotak DESCRIPTIVES FOR > Continue
Klik OK
Maka akan tampil output sebagai berikut :
D. INTERPRETASI
Reliabilitas
Sekaran (dalam Zulganef, 2006) yang menyatakan bahwa suatu instrumen penelitian mengindikasikan memiliki reliabilitas yang memadai jika koefisien alpha Cronbach lebih besar atau sama dengan 0,70. Sementara hasil uji menunjukkan koef cronbach alpha sebesar 0.900, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel ini adalah reliabel.
Validitas Item
Model pengujian menggunakan pendekatan korelasi item-total dikoreksi (corrected item-total correlation ) untuk menguji validitas internal setiap item pernyataan kuesioner yang disusun dalam bentuk skala. Untuk menentukan apakah sebuah item dinyatakan valid atau tidak maka para ahli menetapkan patokan besaran koefisien korelasi item total dikoreksi sebesar 0,25 atau 0,30 sebagai batas minimal valid tidaknya sebuah ítem. Artinya, sama atau lebih besar dari 0,25 atau 0,30 mengindikasikan item tersebut memiliki validitas yang memadai.
Kriteria penafsiran validitas instrument setelah didapatkan hasil perhitungan adalah jika r hitung > r table. r table didapatkan dari Tabel Nilai Product Moment didapatkan dari derajat kebebasan (dk) = n – 2, n adalah jumlah responden dan signifikansi (taraf kesalahan) yang dipergunakan yaitu 5%, sehingga diperoleh r tabel = 0.374
Berdasarkan hasil uji yang diperlihatkan seluruh item pernyataan yang diberikan memiliki nilai koefisien korelasi lebih besar dari 0,30 maupun dengan cara membandingkannya dengan r tabel. Dengan demikian, item-item pernyataan yang diberikan dalam kuesioner telah memenuhi syarat valid dan dapat diikutsertakan dalam analisis data selanjutnya.
Referensi :
Zulganef. 2006. Pemodelan Persamaan Struktur dan Aplikasinya menggunakan AMOS 5. Bandung : Pustaka